Ironis, Reformasi Lahirkan Politisi Muda Tak Tahu Diri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 23 Mei 2013, 09:40 WIB
Ironis, Reformasi Lahirkan Politisi Muda Tak Tahu Diri
haris rusly
rmol news logo Gejala 'kesurupan keterbelakangan mental' lainnya yang terjadi di alam reformasi, khususnya era rezim pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono saat ini adalah hadirnya anak-anak muda produk reformasi yang lupa diri, lupa daratan.

Anak-anak muda tersebut tersebar di sejumlah partai politik, yang sebagiannya menjadi anggota DPR-RI.

Dengan jabatan sebagai anggota DPR, membuat mereka lupa diri, lupa daratan. Mereka langsung menunjukan "mental kampungannya". Yaitu, memamerkan kemewahannya dengan berbatik sutra serta bermobil mewah seperti Alphard, Harrier, dan lain-lain.

"Kita tentu terkaget-kaget, si A tersebut baru 6 bulan lalu nyeker, tiba-tiba kehidupannya berubah begitu mewah, rumah mewah & mobil mewah". Tentu anak-anak muda tersebut meniru senior mereka yang bergelimpangan kemewahan dari hasil merampok uang negara," ujar Koordinator Petisi 28 Haris Rusly (Kamis, 23/5).

"Kita rindu hadirnya pemimpin muda seperti Bung Hatta, Pak Dirman & pendiri bangsa lainnya, yang punya rasa malu, dengan kehidupannya sangat sederhana. Bung Karno & Bung Hatta adalah Proklamator Kemerdekaan, namun tak mewariskan kekayaan kepada keturunannya," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA