Anak-anak muda tersebut tersebar di sejumlah partai politik, yang sebagiannya menjadi anggota DPR-RI.
Dengan jabatan sebagai anggota DPR, membuat mereka lupa diri, lupa daratan. Mereka langsung menunjukan "mental kampungannya". Yaitu, memamerkan kemewahannya dengan berbatik sutra serta bermobil mewah seperti Alphard, Harrier, dan lain-lain.
"Kita tentu terkaget-kaget, si A tersebut baru 6 bulan lalu nyeker, tiba-tiba kehidupannya berubah begitu mewah, rumah mewah & mobil mewah". Tentu anak-anak muda tersebut meniru senior mereka yang bergelimpangan kemewahan dari hasil merampok uang negara," ujar Koordinator Petisi 28 Haris Rusly (Kamis, 23/5).
"Kita rindu hadirnya pemimpin muda seperti Bung Hatta, Pak Dirman & pendiri bangsa lainnya, yang punya rasa malu, dengan kehidupannya sangat sederhana. Bung Karno & Bung Hatta adalah Proklamator Kemerdekaan, namun tak mewariskan kekayaan kepada keturunannya," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: