"Kalau Program Pertukaran Pemuda-Pemuda Indonesia ke LN memang sudah rutin diselenggarakan tiap tahun, bisa ke China, Brunei, Malaysia, Turki dan sebagainya," kata Roy Suryo dalam blackberry messenger (BBM) kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 21/5).
Roy mengungkapkan itu menjawab kabar bahwa pemerintah akan memboyong ketua-ketua organisasi kepemudaan dan mahasiswa ke China dalam waktu dekat ini.
Informasi yang diperoleh, program ini dilaksanakan untuk meredam gejolak atau unjuk rasa dari mahasiswa jelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), seperti tahun lalu. Untuk alasannya, Roy menampik.
Roy menegaskan, pertukaran pemuda ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Meski menurutnya, harga BBM memang harus dinaikkan agar APBN tidak mengalami kebobolan.
[zul]
BERITA TERKAIT: