Ditegaskan, IMM Medan Tak Mendukung Cagub Manapun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 23 Februari 2013, 17:35 WIB
Ditegaskan, IMM Medan Tak Mendukung Cagub Manapun
rmol news logo Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Medan tidak mendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Maret mendatang.

"IMM Medan independen dalam menyikapi Pilgubsu,” kata ketua Umum PC IMM Kota Medan, Fachri Mizan Harsono Sabtu, (23/2).

Sebagai organisasi kemahasiswaan, IMM harus tetap menjalankan perannya sebagai lembaga kontrol terhadap berbagai kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah. “Jika IMM berpihak, independensi dan fungsi pengawasan yang kami punya pastilah tercoreng atau tergadaikan,” tegas Fachri.

Namun, lanjutnya, jika dukungan diberikan secara personal atau mengatasnamakan pribadi kader tidak masalah. “Secara pribadi, seluruh kader IMM di Kota Medan dipersilahkan memberikan dukungan kepada calon mana pun. Namun tidak dengan nama lembaga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,” tegas Fachri.

Pada kesempatan itu, pria kelahiran Asahan itu juga menyesalkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sumut yang tidak bersikap atas munculnya spanduk-spanduk di beberapa titik Kota Medan yang menampilkan logo IMM dengan salah satu cagub dan cawagubsu pasangan nomor lima.

“Jika memang ini di luar skenario DPD IMM Sumut menjelang pelantikannya, mungkin sudah dilakukan protes. Kemungkinan hal ini dilakukan setelah adanya pembicaraan khusus antara DPD IMM Sumut dengan kandidat tersebut,” katanya sembari menyayangkan adanya spanduk-spanduk tersebut.

Di tempat terpisah, M. Ridwan Aswadi yang merupakan salah seorang pengurus DPD IMM Sumut juga menyatakan tidak tahu menahu kenapa spanduk pelantikan DPD IMM Sumut dengan salah satu kandidat cagub dan cagubsu itu bisa bertebaran di Kota Medan. Dia juga terkejut saat melihatnya.

Karena itu, Ridwan langsung menurunkan spanduk-spanduk yang menampilkan logo IMM dengan cagub dan cagubsu yang sudah terpasang di kawasan Kota Medan.

Mereka menghimbau seluruh masyarakat Sumut menggunakan hak pilihnya pada 7 Maret mendatang dan memilih sesuai dengan apa yang diyakini dan menolak politik uang pada pilgubsu. “Pilgub kali ini harus bersih dan jauh praktek-praktek kotor,” tegas mereka.

Pilgub Sumut diramaikan lima pasangan calon. Yaitu, Gus Irawan-Soekirman, Effendi Simbolon-Jumiran Abdi, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal, Amri Tambunan-RE Nainggolan, dan pasangan incumbent Gatot Pujonugroho-T. Erry Nuradi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA