Anis Matta: Dulu Atas Nama Revolusi Banyak Orang Dipenjarakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 01 Februari 2013, 15:59 WIB
Anis Matta: Dulu Atas Nama Revolusi Banyak Orang Dipenjarakan
anis matta
RMOL.  Presiden PKS Anis Matta menegaskan tidak menyasar lembaga tertentu terkait pernyataannya adanya dalam pemberantasan tindak korupsi, terkait penetapan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus suap impor daging sapi.

Demikian disampaikan Anis Matta dalam jumpa pers di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan (Jumat, 1/2).

"Saya tentu tidak bisa menyebutkan siapa yang kita tuju. Karena kita tidak menyasar orang-orang tertentu atau lembaga-lembaga tertentu. Tapi kami merasa ada unsur tirani dalam proses pelaksanaan hukum itu," ujarnya.

Dia mengingatkan, pada masa Orde Lama, atas nama revolusi terlalu banyak orang dipenjarakan. Bahkan jenderal-jenderal juga dibunuh atas nama revolusi. Demikian juga atas nama pemberantasan korupsi, bisa banyak kezoliman yang terjadi.

"Atas nama kebaikan bisa banyak kebatilan yang terjadi. Kita ingin melakukan perbaikan yang hakiki. Tapi kita tidak menyasar orang atau lembaga sama sekali. Ini adalah masalah makro kita sebagai sebuah bangsa dan negara," tandasnya.[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA