Karena itu, PKS tak mau tahu apakah kasus itu berkat laporan Sekretaris Kabinet Dipo Alam kepada KPK pada November lalu.
"Saya tidak tahu. Itu proses hukum. Kita ikuti saja. Kami tidak ikut campur dengan proses yang ada di KPK," jelas Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 1/2).
Pada awal November 2012 lalu, Seskab Dipo Alam melaporkan adanya kongkalikong di tiga kementerian kepada KPK. Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan, kongkalikong melibatkan petinggi fraksi di DPR dan pejabat di kementerian tersebut.
Tapi waktu itu, dia tidak merinci kementerian apa saja dan siapa pimpinan fraksi yang dimaksud. Abdul Hakim, saat didesak terkait laporan Dipo Alam itu lagi, kembali mengulangi jawabannya. "Saya tidak tahu. Biar proses hukum yang berjalan," ungkap anggota Komisi Pertanian ini.
Termasuk soal siapa Ahmad Fathanah, Hakim tak mau mengomentarinya. PKS menegaskan, Ahmad Fathanah, orang yang tertangkap yang disinyalir kurir Lutfhi Hasan, bukan kader mereka. Tapi apakah Lutfhi Hasan pernah cerita soal Ahmad Fathanah? "Biarkan proses hukum berjalan. Kami tidak ikut intervensi terhadap proses hukum," katanya lagi.
[zul]
BERITA TERKAIT: