"Ya secara administrasi (dia sendiri). Tapi dia akan tanya-tanya, meminta masukan," jelas mantan Ketum DPP Partai Nasdem Rio Capella kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 28/1).
Paloh diberi waktu maksimal dua minggu.
"Itu paling lama dua minggu diberi kesempatan untuk menyusun kepengurusan secara lengkap. Tapi bisa saja seminggu, 10 hari. Tapi paling lama dua minggu," katanya lagi.
Rio Capella belakangan ini diisukan akan menjadi Sekjen DPP Partai Nasdem menggantikan Ahmad Rofiq, yang mengundurkan diri. Tapi Rio mengelak saat dikonfirmasi hal tersebut. "Ya itu, kita tunggu Pak Surya mengumumkan," elaknya.
Tak hanya Sekjen, posisi Ketua Dewan Pakar yang sebelumnya dijabat Hary Tanoe juga Surya Paloh yang tentukan. Diakuinya, sebelumnya jabatan itu tidak diatur dalam AD/ART.
"Ya tapi akan akan kita tetapkan," ungkapnya.
Posisi Ketua Dewan Pakar stategis sepanjang dijabat orang yang aktif dan berpengaruh.
"Yang paling penting itu bagaimana tingkat peran dan keterpengaruhan. Dewan Pakar kalau dipegang orang yang pengaruh, akan berpengaruh Dewan Pakarnya," jelasnya.
Begitu juga soal posisi Majelis Tinggi, yang sebelumnya dijabat Rio Capella, Ahmad Rofiq, dan Sugeng Suparwoto. "Majelis Tinggi akan disusun oleh Pak Surya," katanya lagi.
Sebelumnya Majelis Tinggi mempunyai peran stretegis dan vital. Karena Majelis Tinggi yang berhak memutuskan Surya Paloh jadi ketua umum.
Apakah perannya akan berubah?
"Saya belum tahu. Tapi saya rasa seperti itu juga," demikian Rio.
[zul]
BERITA TERKAIT: