Diakui, Masih Mungkin Hary Tanoe Gabung ke Parpol Lain

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 28 Januari 2013, 11:30 WIB
Diakui, Masih Mungkin Hary Tanoe Gabung ke Parpol Lain
Hary Tanoesoedibjo
rmol news logo Mantan Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq memastikan tidak akan bergabung dengan partai politik manapun.

"Saya secara pribadi, nggak mungkin. Kalau kawan-kawan yang lain, nggak tahu," ujar Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 29/1).

Bagaimana dengan Hary Tanoe?

"Kemungkinan itu masih terbuka untuk partai-partai yang lain. Tetapi kemungkinan jauh lebih berat untuk bisa saya katakan tidak. Tapi kemungkinan itu masih ada," jelasnya.

Saat ini barisan Hary Tanoe dan Ahmad Rofiq bersama eks pengurus Partai Nasdem yang sudah mengundurkan diri saat ini sedang mempersiapkan pendirian organisasi kemasyarakatan sosial politik. Namanya Persatuan Indonesia.

Meski kemungkinannya kecil, dia menjelaskan, tak masalah kalau Hary Tanoe bergabung dengan partai politik meski tetap mendirikan ormas politik Persatuan Indonesia.

"Pak Hary,  kalau masuk partai politik, akan memilih partai politik yang satu visi, satu gagasan dengan apa yang beliau perjuangkan kemarin. Ormas ini juga akan mengusung gagasan besar terkait dengan Indonesia yang bermartabat, mandiri, sejahtera. Tentu nanti pada saatnya juga akan saling bahu-membahu," jelasnya.

Tapi dia memastikan, ormas politik Persatuan Indonesia tidak akan dilebur dengan partai, yang kalau memang Hary Tanoe akan memasukinya.

"Nggak akan dilebur. Karena tujuan dari ormas ini jelas kok pada akhirnya menjadi partai. Bukan mendirikan partai," tegasnya.

Tapi apakah mungkin Hary Tanoe mendirikan ormas politik tapi pada saat bersamaan masuk partai lain?

"Ya kan (ormas ini) belum berbadan hukum sebagai partai politik toh. Nggak ada soal. Tapi kalau pun Pak Hary akan memilih partai politik akan lebih mengacu pada gagasan besar membangun bansga ini. Tetap dalam koridor idealisme bukan persoalan kepentingan orang per orang," jawabnya.

Dan dia memastikan, ormas Persatuan Indonesia ini tidak akan mendukung partai tertentu atau capres pada 2014 nanti.[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA