Selain itu, Pemerintah Barack Obama itu juga mengungkapkan terimakasih kepada Pemerintah Indonesia, yang telah mengumumkan informasi secara berkala tentang potensi bencana, termasuk banjir, sehingga pihaknya dapat dengan baik menghadapi kejadian banjir tersebut, termasuk melakukan proses evakuasi kepada Warga Negara AS di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Direktur ICITAP Pemerintah Amerika Serikat di Indonesia, Gerald H Heueet, dalam pertemuan dengan Kantor Staf Khusus Presiden Indonesia Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Rabu (23/1) malam.
“Informasi potensi Bencana dari Pak Andi (Andi Arief, Staf Khusus Presiden) terus kami ikuti dan kami distribusikan kepada WN AS di Indonesia melalui Kedubes AS,†ungkap Heueet.
Selain itu, Heueet juga mengungkapkan bahwa Duta Besar Amerika Serikat Scot Marciel juga berterimakasih karena dengan adanya peringatan potensi banjir tersebut. Pihaknya dapat menyelamatkan semua WN AS di Indonesia, juga aset-aset vital yang dimiliki.
“Dubes telah mengungkapkan simpati kepada warga Indonesia yang menderita akibat banjir ini. Pemerintah AS juga siap membantu dan itu sudah kami sampaikan ke Gubernur Jakarta,†demikian Heueet.
Pemerintah Amerika dalam program ICITAP di bawah Departemen Kehakiman Amerika Serikat dengan fasilitasi Kedubes AS di Jakarta, sejak tahun 2010 telah bekerja sama dengan Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam menyelenggarakan pelatihan penggunaan Standar Sistem Manajemen Keadaan Darurat (SSMKD) dalam penanggulangan bencana.
Program pelatihan yang diselenggarakan dalam beberapa gelombang tersebut telah diikuti oleh perwakilan instansi pusat, daerah, BUMN, Universitas dan Organisasi Kerelawanan.
[zul]
BERITA TERKAIT: