Ribuan Pekerja Ancam Nginap di Kantor Pertamina Pusat Kalau Tuntutan Tak Dikabulkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 12 Desember 2012, 11:35 WIB
Ribuan Pekerja Ancam Nginap di Kantor Pertamina Pusat Kalau Tuntutan Tak Dikabulkan
ilustrasi
Kecil Besar
RMOL.  Ribuan buruh PT Pertamina saat ini menggelar unjuk rasa di depan kantor Pertamina Pusat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat (Rabu, 12/12).

Serikat buruh Pertamina yang menjadi anggota Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menuntut dua hal, yaitu naikkan upah dan hapus outsourcing.

Ketua Umum Kasbi Nining Elitos menjelaskan, saat ini ribuan butuh telah bekerja belasan dan bahkan ada yang lebih dari 20-an tahun di Pertamina. Tapi, sampai detik ini masih berstatus outsourcing.

"Merekalah yang bekerja keras dan memberi untung pada perusahaan. Tetapi keuntungan hanya dinikmati segelintir pekerja tetap. Jumlah pekerja outsourcing lebih banyak dibanding pekerja tetapnya," jelas Nining.

Pekerja outsourcing mendapat upah yang sangat kecil dan minim fasilitas kesehatan atau tunjangan lainnya.

"Hari ini pekerja outsourcing Pertamina melakukan demo yang kesekian kalinya untuk menuntut kejelasan hubungan kerja yang sudah belasaan tahun di outsourcing dan meminta kenaikan upah yang tidak terlalu berbeda dengan pekerja tetap yang bisa 5x lipat dari pekerja outsourcing," jelas Nining.

Nining berharap bisa bertemu dan berdialog dengan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Tapi kalau tak ada Karen, mereka berharap diterima oleh pejabat Pertamina yang membidangi masalah tersebut. "Kalau nggak ada titik temu, kami akan nginap. Tapi kalau ada titik temu, maka selesai hari ini," tegas Nining.  [zul]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA