Badan Narkotika Nasional (BNN) harus dipimpin figur yang tegas dan berkomitmen dalam pemberantasan narkoba. Kepala BNN mendatang juga harus mampu mewujudkan target pemerintah bahwa 2015 Indonesia bebas narkoba.
Demikian dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 5/12) saat ditanya apa kriteria Kepala BNN pengganti Komjen Gories Mere yang resmi pensium per 1 Desember 2012 lalu.
"Selain itu, Kepala BNN yang baru harus berani mendesak pemerintah agar segera mengeksekusi 53 bandar narkoba yang sudah menjadi terpidana mati. Eksekusi terhadap mereka bisa menjadi terapi kejut dan efek jera bagi bandar lain," jelas Neta.
Menurut Neta, sepanjang 53 bandar narkoba itu belum dieksekusi, Indonesia akan menjadi bulan-bulanan bandar narkoba.
"Terbukti beberapa di antaranya masih menjalankan bisnis narkoba dari LP dan para bandar luar negeri akan makin nekat masuk ke Indonesia karena hukum disini tidak jelas dan bisa diperjualbelikan," imbuh Neta.
Tapi siapa yang pas untuk jadi Kepala BNN?
"Seharusnya (jendera polisi) bintang dua yang muda dan yang punya komitmen perang terhadap narkoba. Kalau siapa namanya, IPW tidak bisa menyebutkan, khawatir akan dituding sebagai pesan sponsor," dalih Neta. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: