Ada Pihak Ketiga yang Dapat Keuntungan di Balik Tawuran SMA 6 dan SMA 70?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 25 September 2012, 14:21 WIB
Ada Pihak Ketiga yang Dapat Keuntungan di Balik Tawuran SMA 6 dan SMA 70?
martin hutabarat/ist
rmol news logo . Sebagai alumni SMA Negeri 6 angkatan 70, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, merasa sedih dengan tawuran pelajar antara SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 70 yang berakhir dengan tewasnya seoarang siswa kelas X dari SMA Negeri 6.

Dulu, Martin bercerita, Gelanggang Remaja Bulungan didirikan di antara SMA 6 dan SAM 70 saat ini sebagai ajang untuk berkreasi anak-anak sekolah yang ada di Jakarta selatan.Martin, bersama dengan siswa SMA 6, SMA 9 dan SMA 11 menjadi pelopor berdirinya gelanggang remaja tersebut.

"Saya menjadi ketuanya, dan didukung Gubernur DKI Ali Sadikin. Karena sering berkelahi antara SMA 9 lalu digabung dengan SMA 11 menjadi SMA 70," ungkap Martin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 23/9).

Anggota Komisi III DPR ini pun mengatakan bahwa tawuran antar dua sekolah ini sudah seringkali terjadi. Namun hingga kini seakan-akan belum ada solusi untuk menghentikannya.

"Para pendidik seharusnya malu atas kejadian ini. Aparat ke amanan juga harus mengevaluasi diri tidak bisa mencegah kejadian seperti ini, walaupun sudah terjadi berkali-kali," ungkap Martin, sambil mengatakan bahwa ia mencium aroma ada pihak ketiga yang mendapat keuntungan dari berkembangnya konflik ini.

"Sering juga terdengar isu bahwa ada cukong yang bermain di Bulungan ini  Saya kira Gubernur DKI yang baru nanti  perlu menjadikan perkelahian-perkelahian antar pelajar ini sebagai prioritas yang harus ditangani secepatnya di Jakarta, termasuk di Bulungan ini," demikian Martin. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA