Pimpinan KPK tetap menginginkan agar Mabes Polri membatalkan penarikan 20 penyidik yang saat ini bekerja di lembaga anti korupsi tersebut."Kita belum berpikir bahwa penyidik-penyidik diganti. Karena yang kita butuhkan dan inginkan penyidik-penyidik ini tetap dipertahankan untuk menangani sejumlah kasus yang ada di KPK," ujar Ketua KPK Abraham Samad di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 19/9).
KPK baru mengizinkan penyidik itu ditarik kembali ke Mabes Polri kalau kasus yang sedang ditangani selesai.
"Kita akan mengizinkan penyidik-penyidik dirotasi apabila perkara yang sudah ditangani itu sudah selesai. Tidak mungkin penyidik baru mampu dan juga berbuat untuk melakukan penyidikan baru. Karena itu dari awal lagi," ungkap Abraham.
Karena itu, dia membantah, alasan Polri menarik penyidik itu karena masa tugas sudah habis. "Nggak lah. Karena ada satu tahun bertugas juga pun ditarik," dalihnya.
Meski begitu, dia tetap menampik penarikan 20 penyidik itu berkaitan dengan kengototan KPK menangani kasus korupsi simulator SIM di Mabes Polri. "Nggak ada lah. Jadi kita dan kepolisian tidak ada masalah," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: