Pimpinan MPR menerima grup band music aliran rock, PowerSlave siang ini, Jumat, (31/8).
Pertemuan ini dimakasud untuk menggandeng grup band tersebut mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) khususnya kepada anak muda.
"Ide anak muda kita coba dulu, benar atau tidak. Sebab ada benar juga, makanya kita lihat dulu," ungkap Ketua MPR, Taufik kiemas saat menerima PowerSlave di ruangannya lantai 9, Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, (31/8).
Dalam pertemuan tersebut, pihak PowerSlaves siap mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.
"Ngomonganya tadi mampu. Kita lihat nanti. Makanya jangan lihat birokrasi, tapi semangat. Apalagi uang ini dipakai uang negara. Ini untuk kemaslahan anak muda, bukan hanya seni saja, tapi seni untuk kemaslahatan bangsa. Seni untuk rakyat dan untuk bangsa," ungkap Taufiq.
Di tempat yang sama, hal senada juga disampaikan Wakil Ketua MPR, Hajriyanti Y Thohari. Ia mengatakan, MPR sudah mensosialisaskan Empat Pilar ke berbagai kalangan masyarakat dan berbagai bentuk, seperti ke kampus-kampus, pesantren, ormas-ormas, sosialisasi melalui Wayang dan melalui pengamen.
"Sekarang kita akan sosialiasikan melalui (grup band) rock. Kami gembira dengan bekerja sama. Ini bukan hanya merekam lagu, tapi empat pilar dimasyarakatkan kepada anak-anak muda. Kita akan sinergi dan kabolarasi ini," ujarnya.
Sementara, Manajeman PowerSlave, Indra Budi mengatakan, kerja sama ini membuatnya menambah semangat, karena sebelumya PowerSlave sudah melakukan konser nasional dengan tema 'Untukmu Indonesia'. "Sekarang kita fokus kepada 4 pilar dengan musik rock, ini menambah semanagat bagi kami. Kami akan berjuang dari sisi lain untuk MPR dan bangsa," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: