SURVEI SMRC-LSI

Golkar Solid Gerakkan Mesin Partai untuk Tingkatkan Elektabilitas Aburizal Bakrie

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 08 Juli 2012, 15:23 WIB
Golkar Solid Gerakkan Mesin Partai untuk Tingkatkan Elektabilitas Aburizal Bakrie
Yoris Raweyai/ist
RMOL. Berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI), tingkat elektoral Aburizal Bakrie mencapai 4,4 persen. Dengan posisi ini, Aburizal berada di urutan ketiga setelah Prabowo yang mencapai tingkat elektoral hingga mencapai 10,6 persen dan Megawati mencapai 8 persen.

Ketua DPP Golkar, Yoris Raweyai, yang menjadi salah satu narasumber dalam jumpa pers  rilis SMRC dan LSI di Hotel Four Season's Jakarta, siang ini (Minggu, 8/7), mengatakan bahwa Golkar tidak terlalu khawatir dengan hasil survei ini. Apalagi Aburizal Bakrie terus berkeliling ke semua daerah di seluruh Indonesia, dan mesin Golkar juga terus bergerak.

Dalam kesempatan ini, Yoris juga kembali mengatakan soal deklarasi Aburizal Bakarie sebagai capres. Deklarasi ini merupakan cermin dan hasil evaluasi Partai Golkar, yang dua kali menjagokan capres namun selalu kalah. Berangkat dari evalusi dan konsolidasi yang sudah dilakukan sejak tahun pertama kepemimpinan Aburizal Bakrie sampai tahun kedua, Partai Golkar pun menggelar kajian dengan meninjau aspek akademis dan pengalaman politik selama ini.

"Sehingga ada pemikiran bahwa perlu untuk di deklarasikan lebih awal," kata Yoris.

Dengan deklarasi ini, Yoris berharap konsolidasi pileg dan pilpres bisa dikrorelasikan dan bisa paralel. Dan jangka dua tahun ini, merupakan waktu yang tepat untu terus meningkatan elektbalitas Golkar maupun Aburizal Bakrie.

"Kata kuncinya satu, harus solid karena ini pekerjaan politik.  Jadi soliditas dengan melakukan kerja-kerja politik bersama sebagaimana meningkatkan popularitas Ketum dengan berbagai macam persoalan yang merupakan tantangan bagi kita," demikian Yoris. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA