Idrus Marham: Yang Tidak Mendukung Ical akan Diganjar Sanksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 01 Juli 2012, 23:15 WIB
Idrus Marham: Yang Tidak Mendukung Ical akan Diganjar Sanksi
idrus marham/ist
RMOL. Siapa calon wakil presiden pendamping Aburizal Bakrie akan ditentukan setelah melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak.

Demikian disampaikan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham disela deklarasi Aburizal Bakrie sebagai capres di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/7).

"Pak Ical akan melakukan komunikasi politik dulu dengan melihat semua aspek dan komponen yang ada. Pak Ical berhak menentukan satu nama yang akan dibahas khusus dalam rapimnas dan (penentuannya) akan dilakukan pada saat yang tepat," ujarnya.

Namun demikian, Idrus membocorkan kriteria calon wapres yang akan mendampingi Ical. Menurut Idrus, Partai Golkar adalah partai terbuka, jadi tidak lagi mempertimbangkan masalah etnis.

"Tidak lagi (masalah) itu kita jadikan, secara fisik untuk mengkotak-kotakkan. Partai Golkar adalah partai terbuka," tegasnya.

Selain itu, Idrus menegaskan, partainya akan memberikan hukuman yang keras kepada kader yang berseberangan dengan keputusan Rapimnas, alias tidak mendukung Ical.

"Hasil Rapimnas memutuskan bagi semua yang tidak melaksanakan dan mengamalkan amanat partai, akan dikenai sanksi organisasi," ujarnya tanpa merinci apa sanksi yang dimaksud. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA