Itulah kekhawatiran yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat Muktamar XV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Sabtu (28/4).
Untuk itu, Din secara khusus meminta kader-kader IMM untuk lebih cerdas dalam memilih Ketua Umum. Hal itu, lanjutnya, untuk menjaga harga diri dan martabat IMM dan khususnya Muhammadiyah.
Ia manambahkan bahwa Muhammadiyah adalah Organisasi besar dan sebuah gerakan yang bermartabat. Ia mengingatkan agar ketua umum yang nanti terpilih dalam Muktamar bukanlah boneka Parpol.
"Muhammadiyah adalah organisasi yang berada di atas partai-partai politik yang menyinari dan mencerahkan kehidupan politik bangsai ini, bukan di bawah partai politik," kata Din.
Din memperbolehkan kader muhammadiyah yang ingin masuk ke Parpol, tapi mereka harus mengingat pesan pendiri Muhammadiyah, Kyai Ahmad Dahlan.
"Boleh bertebaran di partai politik, tapi ingat pesan Ahmad Dahlan, 'janganlah kau menomorduakan Muhammadiyah', karena sekali Muhammadiyah, tetap muhammadiyah," tutup Din yang disambut tepuk tangan dari ribuan kader IMM yang hadir di Muktamar.
[mar]
BERITA TERKAIT: