Awas, Orang-orang dari Bawah Ketiak Nongol Lagi di 2014

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 24 Februari 2012, 13:15 WIB
Awas, Orang-orang dari Bawah Ketiak Nongol Lagi di 2014
ilustrasi
RMOL. Perdebatan seputar penggunaan sistem terbuka, tertutup atau menggabungkan terbuka dan tertutup masih alot dan turut andil memperlambat pembahasan revisi UU Pemilu.

Wakil Ketua Komite I DPD RI, Aliman Sori, mengatakan, jika sistem tertutup yang dipakai, maka siapa yang akan duduk di parlemen pusat atau daerah sudah ditentukan lebih dulu.

"Yaitu, orang yang ada di bawah ketiak (yang dekat) pimpinan partai," kata Aliman Sori di sela diskusi bertema "Premanisme Politik di Jagat Nasional" di Gedung DPD RI, Komplek Senayan, Jakarta, Jumat, (24/2).

Senator dari Sumatera Barat itu pun menilai kalau sistem tertutup yang akan diterapkan lagi seperti tahun 1999, dipastikan bakal melahirkan pemimpim-pemimpin yang kurang baik.

"Yang punya kapabilisitas, kompetisitas, elektibilitas dan latar belakang yang baik namun tidak dekat dengan pimpinan partai, akan berpotensi akan hilang. Dan ini sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Beberapa partai di DPR sudah mengisyaratkan dukungan bagi pemberlakukan sistem tertutup dalam Revisi UU 10/2008 tentang Pemilihan Umum. Yaitu, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa dan PDI Perjuangan.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA