Setelah menjalani prosesi kebaktian, jenazah Whitney dibawa kembali ke rumah duka. Dalam perjalanan ke rumah duka tersebut, sejumlah penggemar Houston telah berkumpul di sepanjang jalan menuju rumah duka untuk menyaksikan kepergian terakhir kalinya sang diva. Para penonton ini pun secara serentak menyanyikan lagu
I Will Always Love You ketika mobil jenazah, yang menampakan sekilas peti jenazah dan selembar foto masa muda Whitney, melalui mereka.
Saat pemakaman, berlangsung ratusan musisi pun juga turut andil dalam upacara pemakaman tersebut dengan menyanyikan lagu
I Will Always Love You sebagai penghormatan terakhir untuk Whitney. Suasana haru pun mengiringi pemakaman bintang pop yang meninggal pada usia yang ke 48 itu.
Ibunda Whitney, Chissy Houtson, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah dikarunia sang bintang oleh Tuhan.
"Dan saya bersyukur atas bunga cantik yang memungkinkan saya untuk meningkatkan syukur, dan menghargai hidup selama 48 tahun. Bayi perempuan saya saat ini telah beristirahat dengan tenang," kata ibunda Whitney, Chissy Houston yang dikutip dari
The Sun (Minggu, 19/2).
Penyanyi yang dikenal dengan sebutan The Voice tersebut dimakamkan di kompleks pemakaman Fairview Cemetery di Westfield, New Jersey di sisi kuburan ayahnya, John Houston.
[ysa]
BERITA TERKAIT: