Dalam foto yang beredar di dunia maya tersebut, kesepuluh anggota marinir dengan menggunakan seragam lengkap, terlihat bangga berpose diantara bendera AS yang di atasnya ada spanduk berwarna biru gelap yang berlambangkan dua huruf S yang mirip gambar petir.
Gambar tersebut-lah yang kemudian dianggap sebagai simbol Schutzstaffel (biasa disingkat SS), sebutan untuk kelompok paramiliter Nazi yang berperan penting dalam praktek kekerasan selama Perang Dunia II.
Jurubicara Marinir AS, Sersan Mark Oliva mengatakan bahwa SS dalam bendera itu merupakan singkatan dari Scout Sniper dan tidak ada kaitannya dengan simbol Nazi.
"Mereka tidak menyadari bahwa mereka mengasosiasikan diri dengan sesuatu yang rasis dan fasis," kilah Oliva sebgaimana dikutip
BBC (Sabtu, 11/2).
Kepala Korps Marinir AS James Amos telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik AS atas pose foto yang diabadikan pada 2010 di wilayah selatan Afghanistan tersebut. Dia juga memastikan akan mengambil tindakan disiplin terhadap mereka, dan menjamin hal ini tidak akan terulang kembali.
[dem]
BERITA TERKAIT: