Para demonstran ini menyatakan kebencian mereka akan kebijakan perang yang dilakukan oleh pemerintah AS di seluruh belahan dunia. Secara khusus mereka meminta pemerintah untuk menghentikan sanksi dan permusuhan dengan Iran.
Di New York, ratusan warga melakukan long march dari Times Square menuju markas besar PBB. Selain mendesak pemerintah untuk menghentikan permusuhan dengan Iran, para demonstran ini juga mengutuk pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran.
"Jangan ada lagi perang dengan Iran. Jangan ada lagi perang dan kebohongan," teriak para demonstran tersebut sebagaimana dkutip kantor berita resmi Iran IRNA (Minggu, 5/2).
Richard Grave seorang demonstrasi menyatakan bahwa menurut hukum internasional Iran berhak untuk memperkaya uranium dan menggunakan energi nuklir secara damai. Namun AS memiliki kebijakan yang diskriminatif tentang Iran dengan menuduh Iran telah memproduksi senjata nuklir, padahal AS sendiri memiliki ribuan bom atom.
Pada akhir demonstrasi di New York, para demonstran membuat sebuah resolusi yang isinya meminta kepada pemerintah AS untuk menghapus sanksi atau ancaman serangan militer terhadap Iran. Mereka berharap resolusi tersebut di tandatangani oleh pihak pemerintah, agar permusuhan antara AS dan Iran yang berlangsung sejak tahun 1979 segera berakhir.
[dem]
BERITA TERKAIT: