Menurut Panetta, militer Amerika Serikat bisa menjangkau dua wilayah ini dan bahkan andai ada peperangan di kedua wilayah ini secara bersamaan AS masih bisa memenangkan kedua perang tersebut. Korea Utara dan Iran merupakan dua negara yang mendapat perhatian khusus AS sejak kedua negara tersebut mengembangkan senjata nuklir.
"Kita bisa berperang di Semenanjung Korea, dan tiba-tiba bergerak menuju Iran untuk menutup Selat Hormuz," ujar Panetta saat berkunjung ke markas tentara AS di Landstuhl Regional Medical, Jerman, seperti dikutip The Examiner Washington (Sabtu, 4/2).
Adanya pengurangan kekuatan militer di pangkalan militer AS yang berada di kedua wilayah tersebut tidaklah berpengaruh besar. Menurut Panetta, pasukan AS telah memiliki kemampuan yang mumpuni untuk sekedar mengalahkan kedua negara tersebut.
"Kita memiliki kemampuan untuk dapat menghadapi musuh kita, untuk tidak hanya mencegah mereka, tetapi mengalahkan mereka. Dan kita bisa melakukannya dengan kekuatan yang kita miliki," imbuh Panetta. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: