"Kami harap bisa langsung diterima Pak Abraham Samad, kami tidak percaya lagi kepada personil-personil yang ada di Deputi Pangaduan Masyarakat dan Deputi Penindakan di KPK," harap Kepala Divisi Humas Sekarda, Tomy Tampatty, di Gedung DPR RI (31/1)
Selain beraudiensi, pihak Sekarda akan kembali memberikan data yang sudah pernah diberikan kepada pihak KPK. Data baru indikasi korupsi dalam pengadaan delapan buah pesawat Boeing 737-800 NG yang berpotensi merugikan negara sebesar US$ 28.453.200.
"Kami akan serahkan semua datanya," tambahnya.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: