China: Sanksi AS Kepada Perusahaan Zhuhai Zhenrong Tidak Masuk Akal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 15 Januari 2012, 21:13 WIB
China: Sanksi AS Kepada Perusahaan Zhuhai Zhenrong Tidak Masuk Akal
Liu Weimin/ist
RMOL. Pemerintah China mengecam tindakan pemerintah Ameriksa Serikat yang menjatuhkan sanksi untuk perusahaan China, Zhuhai Zhenrong yang menjual produk-produk minyak olahan ke Iran.

Kecaman disampaikan langsung oleh Kementrian Luar Negeri China. Menurut mereka, penerapan sanksi terhadap perusahaan Zhuhai Zhenrong yang didasarkan pada undang-undang AS adalah suatu hal yang tidak bisa masuk akal.

"Menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan Cina berdasarkan undang-undang AS sama sekali tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan isi resolusi Dewan Keamanan PBB atas isu nuklir Iran," kata juru bicara Kemenlu Cina, Liu Weimin sebagaimana dilansir BBC (Minggu, 15/1).

Pemerintah AS menganggap Zhuhai Zhenrong sebagai satu dari tiga perusahaan pemasok produk-produk minyak olahan terbesar ke Iran. Sanksi yang diberikan AS, menurut Kementrian Luar Negeri AS, adalah untuk mencegah perusahaan itu mendapatkan lisensi ekspor dari AS, pendanaan dari bank ekspor impor AS atau pinjaman lebih dari 10 juta dolar AS dari lembaga keuangan AS.

Sanksi yang diterapkan AS ini adalah bagian dari upaya internasional untuk memaksa Iran menghentikan ambisi nuklirnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA