Dalam waktu dekat DPR RI akan membahas bangunan yang diduga "piramida" buatan manusia yang terkubur selama ribuan tahun di Sadahurip, Garut, Jawa Barat. Bangunan yang diduga "piramida" itu ditemukan Tim Katastropik Purba yang dibentuk Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) dalam penelitian di kawasan rawan bencana.
"Kami tanggapi (penemuan di Garut) dengan positif. Kami mengapresiasi. Dan kami akan mengagendakan kunjungan kesana. Rabu besok (11/1) kami akan rapat internal, dan kami sampaikan hal ini sebagai agenda dalam rapat," ujar Dr. Reni Marlinawati, anggota Komisi X DPR-RI, di Senayan, beberapa saat lalu (Senin, 9/1).
Salah seorang calon Gubernur Jawa Barat ini juga mengatakan, DPR tidak akan ragu-ragu menganggarkan dana untuk mendukung penelitian dan eskavasi temuan itu.
"Kalau memang betul, kita tidak akan segan-segan untuk menganggarkan dana," ujar anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu lagi.
"Lalu kita lestarikan, dilindungi, dirawat dan kita berdayagunakan. Ini akan menjadi situs budaya, bukan hanya di Indonesia, tapi di mata dunia, seperti piramida yang di Mesir," masih katanya sambil menambahkan DPR juga akan memanggil menteri terkait dan para ahli untuk mempelajari hal ini lebih dalam lagi. [guh]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: