"Saya minta, secara resmi, pimpinan menyampaikan pembatalan gedung DPR kepada publik. Saya meminta ada moratorium atas pembangunan gedung DPR, kecuali memang gedung itu sudah membahayakan," kata anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, dalam interupsinya saat sidang paripurna di gedung Nusantara II DPR, Jakarta (Senin, 9/1).
Selain itu, Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait, juga mengkritisi persoalan banjir di berbagai daerah, terutama di Jakarta. Banjir harus diantisipasi sejak dini, dan bila perlu ada anggaran yang seimbang untuk mengatasi banjir ini.
"Kita tidak mau ada berita-berita banjir yang tidak berkesudahan. Kita lebih baik mencegahnya dari sekarang," tegas Ara, yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih.
Masalah ketiga yang jadi perhatian PDI Perjuangan adalah mobil Esemka. Ara mengingatkan semua pihak, terutama pemerintah, agar tidak sekedar mengapresiasi dan membelinya. Pemerintah harus mendukung untuk memprouduksi mobil esemka ini sehingga bisa menjadi mobil nasional.
[ysa]
BERITA TERKAIT: