Pemerintah disarankan segera mengeluarkan peringatan larangan bepergian ke Somalia karena keamanan di sana tidak terjamin. Andrias Karel Keiluihu (44), dokter asal Indonesia yang bekerja pada organisasi bantuan medis internasional Medecins Sans Frontiers (MSF), kemarin (Kamis, 29/12), tewas dalam serangan penembakan di Somalia kemarin (Kamis 29/12).
"Situasi keamanan di sana memang tidak bagus, bukan hanya bagi WNI tapi juga bagi penduduknya. Bom bunuh diri di mana-mana, bom meledak di parlemen, tapi
travel warning agak sulit karena kepergian kawan-kawan ke sana untuk misi kemanusiaan yang mulia," kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 30/12).Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (30/12).
Nur Wahid menegaskan, negara tidak punya hak melarang warga negaranya untuk mengemban tugas kemanusiaan. Oleh karenanya, kata dia, yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah memberi informasi yang cukup dan jelas soal situasi di Somalia kepada para relawan kemanusiaan yang ingin berangkat ke sana.
"Termasuk kemungkinan terburuk yang akan dihadapinya. Konsultasi perlu dimaksimalkan," pungkas anggota Komisi I DPR RI ini.
[dem]
BERITA TERKAIT: