Pemerintah Cukup Sampaikan Informasi Tentang Somalia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 30 Desember 2011, 21:22 WIB
Pemerintah Cukup Sampaikan Informasi Tentang Somalia
hidayat nur wahid/ist
RMOL. Mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid tak setuju dengan usulan agar pemerintah mengeluarkan peringatan larangan bepergian ke Somalia. Sebab kebanyakan WNI yang pergi ke sana adalah untuk menjalankan misi kemanusiaan.

Pemerintah disarankan segera mengeluarkan peringatan larangan bepergian ke Somalia karena keamanan di sana tidak terjamin. Andrias Karel Keiluihu (44), dokter asal Indonesia yang bekerja pada organisasi bantuan medis internasional Medecins Sans Frontiers (MSF), kemarin (Kamis, 29/12), tewas dalam serangan penembakan di Somalia kemarin (Kamis 29/12).

"Situasi keamanan di sana memang tidak bagus, bukan hanya bagi WNI tapi juga bagi penduduknya. Bom bunuh diri di mana-mana, bom meledak di parlemen, tapi travel warning agak sulit karena kepergian kawan-kawan ke sana untuk misi kemanusiaan yang mulia," kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 30/12).Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (30/12).

Nur Wahid menegaskan, negara tidak punya hak melarang warga negaranya untuk mengemban tugas kemanusiaan. Oleh karenanya, kata dia, yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah memberi informasi yang cukup dan jelas soal situasi di Somalia kepada para relawan kemanusiaan yang ingin berangkat ke sana.

"Termasuk kemungkinan terburuk yang akan dihadapinya. Konsultasi perlu dimaksimalkan," pungkas anggota Komisi I DPR RI ini. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA