PENEMBAKAN MAHASISWA BIMA

DPP IMM Desak SBY Segera Copot Jenderal Timur Pradopo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 24 Desember 2011, 14:44 WIB
DPP IMM Desak SBY Segera Copot Jenderal Timur Pradopo
TIMUR PRADOPO/IST
RMOL. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mengecam tindakan brutal aparat polisi yang menembaki massa di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mengakibatkan salah seorang aktivis IMM tewas.

"Kita menyerukan kepada seluruh kader IMM yang ada seluruh kabupaten di Indonesia untuk menggelar aksi solidaritas dan mengutuk tindakan polisi," kata Ketua DPP IMM, Muhammad Sukron, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 24/12).

Selain itu, kata Sukron, DPP IMM juga akan melaporkan tindakan brutal ini kepada Komnas HAM. Apalagi peristiwa ini terjadi setelah tindakan brutal polisi di berbagai daerah mencuat ke publik.

Sukron juga mendesak SBY untuk segera mencopot Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Bila SBY tidak juga mencopot Timur Pradopo, berarti peristiwa ini tidak bisa mencerminkan kasus per kasus.

"Tapi sudah menjadi karakter rezim SBY yang doyan membunuhi rakyatnya sendiri dan lebih mengutamakan kepentingan asing," tegas Sukron. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA