Kabar tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM Bima, Irman, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 24/12).
Menurut Irman, massa meluapkan amarah karena polisi menembaki para demonstran yang menolak pendirian tambang mangan di Sapelambu, Bima. Akibat tindakan brutal polisi ini, tujuh orang luka tertembak, dan satu orang tewas.
"Sekitar pukul 09.00 WIB Anshari tewas tertembak," kata Irman kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 24/12).
Menurut Irman, aksi yang dilakukan mahasiswa dan warga Bima ini menuntut agar pembangunan tambang mangan tersebut segera dihentikan. Warga khawatir pembangunan tambang ini dapat mematikan lahan pertanian warga.
[ysa]
BERITA TERKAIT: