Kontras: Sidik Bantu Polisi Kok Malah Ditempeleng?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 18 Desember 2011, 13:41 WIB
Kontras: Sidik Bantu Polisi Kok Malah Ditempeleng?
haris azhar/ist
RMOL. Tindakan oknum Brimob Polri yang menempeleng aktivis Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Sidik, sangat disayangkan. Atas tindakan anak buahnya itu, Kepala Polri harus segera mengevaluasi dan mereformasi korps Bhayangkara tersebut.

Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar menegaskan Sidik yang sebenarnya membantu polisi dalam menegakkan hukum justru mengalami tindak kekerasan. Hal itu mengindikasi bahwa polisi telah bersikap arogan kepada semua orang bahkan kepada penggiat bantuan hukum sekalipun.

"Padahal tugas polisi adalah mengayomi masyarakat," tegas Haris dalam konferensi pers bersama 15 LSM lainnya di kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat siang ini,  (Minggu, 18/12).

Lebih lanjut, Haris mengatakan saat ini wajah Polisi ada dua. Pertama Polisi membiarkan penjahat memukul kaum minoritas. Kedua polisi sendiri yang melakukan tindak kejahatan tersebut. Dua hal ini, menurutnya, bisa menjadi ancaman bagi kebebasan masyarakat. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA