Kepada wartawan, dia mengakui tidak ada persiapan khusus. Karena dia ingin proses uji kelayakan ini berjalan dengan alami. "Modal kita doa saja. Yang jelas kita sehat," katanya.
Tapi, dia memastikan akan menegakkan hukum tanpa pandang bulu bila terpilih menjadi pimpinan KPK. "Saya tidak main-main. Saudara saya sendiri kalau korupsi akan saya gantung," tegasnya seraya menambahkan bahwa dirinya juga akan membangun sinergitas bersama lembaga hukum lainnya.
Abraham Samad selama ini beraktivitas di Makkassar, tempat dia dilahirkan. Jenjang pendidikan hukum dari Strata 1 hingga Strata 3 dilewati di Universitas Hasanuddin, Makassar. Selain berprofesi sebagai advokat., Abraham juga pegiat LSM dan penggagas Anti Corruption Committee di Makassar.
Meski merupakan putra daerah, dia tidak ciut ketika berhadapan dengan tujuh calon lain yang selama ini beraktivitas di Jakarta. "Indonesia bukan punya orang Jakarta doang. Kedua, Makassar punya sejarah tokoh anti korupsi, Baharuddin Lopa," tegas Abraham yang mendapat dukungan dari istri dan ibunya ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: