Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPR Lily Wahid usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPR dengan Komnas HAM dan LSM Kontras mengenai Papua di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 16/11).
"Ini masalah korupsi Freeport yang ditutup-tutupi dengan memakai polisi dan tentara. Polisi dan tentara jadi centeng. Itu saja," tegas Lily.
Ia menambahkan, masalah lain yang membuat Papua terus bergejolak adalah karena pemerintah selama ini tidak tegas. Kebijakan pemerintah mengenai Papua tidak jelas.
Sementara terkait pembentukan tim khusus Papua untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Papua oleh pimpinan DPR, dikatakan Lily, Komisinya mendesak agar dilibatkan di dalam tim tersebut.
"Beberapa dari kita dan saya sendiri minta masuk tim," katanya.
[dem]
BERITA TERKAIT: