Lily Wahid: Polisi dan TNI Centeng Korupsi Freeport

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 16 November 2011, 20:10 WIB
Lily Wahid: Polisi dan TNI Centeng Korupsi Freeport
lily w/ist
RMOL. Penyulut inti dari konflik yang muncul di Papua, terutama di PT Freeport, bukanlah masalah keamanan. Melainkan masalah korupsi sebesar 79,1 juta dolar AS yang terjadi di perusahaan asing itu.

Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPR Lily Wahid usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPR dengan Komnas HAM dan LSM Kontras mengenai Papua di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 16/11).

"Ini masalah korupsi Freeport yang ditutup-tutupi dengan memakai polisi dan tentara. Polisi dan tentara jadi centeng. Itu saja," tegas Lily.

Ia menambahkan, masalah lain yang membuat Papua terus bergejolak adalah karena pemerintah selama ini tidak tegas. Kebijakan pemerintah mengenai Papua tidak jelas.

Sementara terkait pembentukan tim khusus Papua untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Papua oleh pimpinan DPR, dikatakan Lily, Komisinya mendesak agar dilibatkan di dalam tim tersebut.

"Beberapa dari kita dan saya sendiri minta masuk tim," katanya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA