Tuding Partai Kecil Tak Pede, Nasdem Siap Ambang Batas 5 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 02 November 2011, 11:40 WIB
Tuding Partai Kecil Tak Pede, Nasdem Siap Ambang Batas 5 Persen
RMOL. Sampai saat ini sejumlah partai menengah dan kecil menolak kenaikan ambang batas parlemen menjadi 4 persen seperti disampaikan Partai Demokrat. Tapi tidak bagi Partai Nasdem. Partai ini bahkan siap dengan ambang batas 5 persen, sesuai dengan usul Golkar dan PDI Perjuangan.

"Setuju 5 persen. Karena semangat bikin parliamentary treshold itukan ingin membatasi partai politik. Memang demokrasi itu akan berjalan sehat kalau partai politik itu juga tidak terlalu banyak," kata Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Nah, menurutnya, menaikkan ambang batas merupakan mekanisme yang paling demokratis untuk membatasi jumlah partai politik. Bila sebelumnya ambang batas 2,5 persen sudah diuji, jadi kalau hari ini ada pembahasan perubahan parliamentary treshold paling tidak harus dinaikkan 100 persen.

"Artinya masyarakat akan menguji seberapa besar daya juang partai-partai itu untuk meraih simpati masyarakat," jelasnya.

Rofiq tidak menerima alasan partai politik yang menolak kenaikan ambang batas dimana akan menghilangkan suara rakyat. Karena, pada 2009 dengan ambang batas 2,5 persen, diperkirakan hampir 20 juta suara hilang, tidak memiliki wakil di parlemen.

"Itukan alasan mengada-ada dari ketidakpedean partai-partai politik. Apa bedanya pemberlakukan parliamentary treshold 2,5 persen dulu diwajibkan. Kan banyak juga suara-suara hilang. Ada 17 partai yang hangus gara-gara tidak lolos parliamentary treshold. Nah sekarang mau dinaikkan mereka buru-buru menolak. Mestinya masyarakat itu diajarkan tentang membangun demokrasi yang sehat, bukan akal-akalan," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA