"Itu kan data hasil berdasarkan hasil audit. Kita juga sudah ada (miliki). karena disampaikan oleh Presiden jadi seolah-olah itu mengagetkan, baru. Itu nggak baru lah. Itu kan dari hasil audit," kata Jurubicara KPK Johan Budi KPK Johan Budi kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Meski begitu dia menanggapi positif apa yang disampaikan oleh Presiden tersebut. Menurutnya, itu adalah semacam
warning bagi penegak hukum, terutama yang ada di bawah koordinasi Presiden.
"Saya kira itu
warning dari Presiden selaku kepala negara untuk agar kita di penegak hukum lebih serius. Terutama aparat yang di bawah Presiden. Itu kan semacam
warning untuk kita lebih keras mengusut kasus korupsi," tegasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: