Dalam foto tersebut, Breivik, yang saat itu sedang mengenakan seragam polisi lengkap dengan membawa senjata, terlihat sedang berjalan menjauh dari sebuah mobil setelah dia menaruh sebuah bom di kantor pemerintahan Oslo.
Sebagaimana dilansir
BBC (Jumat, 16/9), foto Breivik ini berasal dari monitor kamera pada salah satu kantor di pusat pemerintah enam menit sebelum bom meledak. Polisi setempat membenarkan bahwa foto yang beredar di dunia maya tersebut adalah foto Breivik.
Dalam aksinya tersebut Breivik total membunuh 77 orang, delapan orang tewas akibat bom mobil yang menghancurkan gedung pemerintahan dan 69 tewas akibat tembakan Breivik yang membabi buta di sebuah Kamp pemuda di Pulau Utoeya.
Meski mengaku telah membunuh para korban, Breivik tetap menolak bertanggung jawab atas tindakan kriminal tersebut. Breivik beralasan bahwa pembunuhan tersebut harus dilakukan untuk menyelamatkan Norwegia dan eropa dari multikulturalisme yang menurutnya dapat menghancurkan Eropa.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: