Hal itu dikatakan Direktur Utama Lazismu, M. Izzul Muslimin, petang ini.
"Gerakan ini sebagai wujud untuk mendorong dan melecutkan potensi masyarakat Indonesia agar lebih semangat dengan sebuah gerakan kebangkitan. Maka gerakan ini menjadi kesadaran bersama dan dijalankan secara bersama-sama. Dengan gerakan ini problem bangsa ini yang seyogyanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, akan berubah menjadi tanggung jawab moral bagi kita semua dan seluruh elemen bangsa," papar Izzul.
Launching dan deklarasi gerakan ini akan dihadiri sejumlah tokoh nasional, mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Wakil Ketua MPR Hajrianto Y. Thohari, dan Ketua Umum PP. Muhammadiyah Din Syamsuddin. Acara ini akan digelar di Gedung Djoang 45, Menteng Raya, Jakarta Pusat pada pukul 19.00 WIB, malam ini.
Dalam acara tersebut Lazismu akan menobatkan Sabar sebagai duta gerakan Indonesia Pantang Menyerah. Sabar (43) adalah tuna daksa (berkaki satu) akan mendaki gunung Elbrus, Rusia, pada Agustus bulan depan dan gunung Kilimanjaro, Tanzania, pada Oktober mendatang.
Pada deklarasi Gerakan Indonesia Pantang menyerah ini, juga akan hadir 19 gerakan yang mempunyai misi sejenis. Yaitu, YES Indonesia, Gerak Indonesia, Save Our Schools, Perempuan Berdaya, Save Next Generation, Tani Bangkit, Siaga Indonesia, Indonesia Sehat, Syiar Indonesia, Qurban Untuk Negeri, Satria Pantang Menyerah bersama Operator GSM 3, Koin Cinta Untuk Bangsa bersama Telkom, ZYREXMU netbook untuk anak bangsa kerjasama dengan Zyrex, Layanan Kesehatan Keliling, Kado Ramadhan, Layanan Zakat Telkomsel Siaga, Layanan Zakat dan Keislaman Mobile, Launching TV Matahati, dan Komunitas Hati.
"Semoga gerakan ini bisa kita jadikan spirit untuk selalu berjuang, bangkit dan melawan belenggu yang menjebak kita dalam keterpurukan. Kita mulai dari diri sendiri, keluarga, komunitas dan menjadi gerakan bangsa," tutup Izzul, yang juga mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: