Farhat Abbas: Tak Perlu Polisi Konfrontasi Andi Nurpati dan Masyhuri Hasan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 21 Juli 2011, 09:58 WIB
Farhat Abbas: Tak Perlu Polisi Konfrontasi Andi Nurpati dan Masyhuri Hasan
Andi Nurpati/ist
RMOL. Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum Andi Nurpati akan kembali dipanggil penyidik Kepolisian. Agendanya, Ketua DPP Partai Demokrat itu akan dikonfrontasi dengan tersangka kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi, juru panggil MK, Masyhuri Hasan.

Hal itu dikatakan pengacara Andi Nurpati, Fahat Abbas kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini. Tapi Farhat Abbas tidak mengetahui kapan persisnya kliennya akan dipanggil lagi.

Namun, Farhat Abbas menganjurkan agar Kepolisian tidak mengkonfrontasi kliennya dengan Masyhuri Hasan.

"Jadi, menurut saya, tidak perlu ada konfrontir. Kalau memang polisi pede (percaya diri) menyatakan bahwa ini adalah kejahatan biasa, bukan delik Pemilu, tapi delik umum yang kadaluarsanya selama 20 tahun, harusnya polisi proses saja dulu Hasan, apakah Hasan dihukum atau tidak. Harusnya dilanjutkan (ke Pengadilan)," kata pengacara muda ini.

Lanjutnya, kalau pun nanti kasus ini dilimpahkan ke Pengadilan, Andi Nurpati tetap akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk Masyhuri. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA