Nahdliyyin Tinggalkan SBY, PBNU Tuding Panitia Harlah Kurang Cerdas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 19 Juli 2011, 08:57 WIB
Nahdliyyin Tinggalkan SBY, PBNU Tuding Panitia Harlah Kurang Cerdas
sby/ist
RMOL. Pelaksanaan acara peringatan hari lahir Nahdhatul Ulama ke-85 Minggu lalu di Gedung Olahraga Bung Karno Senayan, Jakarta Selatan, sepertinya sad ending. Hal ini disebabkan, lebih dari separuh nahdliyyin atau warga NU meninggalkan arena acara pada saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kata sambutan.

"Mungkin karena sudah capek," kata Wakil Ketua Umum PBNU Slamet Effendy Yusuf kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Dia mengungkapkan, warga NU mulai pukul 08.00 sudah tiba di lokasi acara. Tidak sedikit dari nahdliyyin itu datang dari berbagai daerah.

"Saya kira memang itu model penyusunan acara, kami akui kurang cerdas. Mestinya massa harus datang paling cepat jam 11. Acaranya kan jam 13.30," kata mantan politisi Golkar ini.

Karena itu, Slamet tak mau menanggapi pernyataan sementara kalangan yang menyebut bahwa itu adalah bahwa nahdliyyin sudah tidak senang terhadap SBY.

"Waallah alam. Yang saya tahu mereka capek, lelah. Banyak dari mereka yang datang dari daerah, sampai di sini pagi terus nunggu sampai jam 1. Ini soal manajemen saja," ungkapnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA