PILGUB BANTEN

Gubernur Banten Mendatang Harus Atasi Kesenjangan Antardaerah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 16 Juli 2011, 20:25 WIB
Gubernur Banten Mendatang Harus Atasi Kesenjangan Antardaerah
RMOL. Kesenjangan pembangunan antarkabupaten/kota di provinsi Banten sangat cukup mencolok. Hal ini harus menjadi perhatian siapa pun pasangan yang akan menjadi gubernur dan wakil gubernur Banten pada pemilihan yang akan dihelat Oktober mendatang.

Daerah utara Banten, seperti Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang selatan tumbuh dengan cepat. Sedangkan daerah selatan yang terdiri dari Kabupaten Pandeglang, serang dan Lebak tumbuh dengan agak tertatih, bahkan Pandeglang dan Lebak masuk daerah tertinggal di Indonesia.

Hal itu dikatakan pengamat ekonomi Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online Sabtu, (16/7).

"Dengan angka kita bisa lihat kesenjangan itu sangat jelas. Secara makro PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Banten itu 61 persennya dikontribusikan daerah selatan yakni daerah Tangerang. Sedangkan sisanya dikontribusikan oleh Cilegon, Serang. Sedangkan Pandeglang dan Lebak kontribusinya masih dibawah 10 persen," bebernya.

"Daerah selatan Banten masih meninggalkan berbagai simbolisasi ketertinggalan dan kemiskinan. Kemiskinan tertinggi di Banten episentrumnya ya Lebak dan Pandeglang," demikian pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA