PILGUB BANTEN

Digandeng WH, Irna Narulita Dimyati Tak Bakal Banyak Sumbang Suara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 15 Juli 2011, 18:08 WIB
Digandeng WH, Irna Narulita Dimyati Tak Bakal Banyak Sumbang Suara
Irna Narulita Dimyati/ist
RMOL. Kantung suara calon gubernur Banten Wahidin Halim terkonsntrasi di kawasan Tangerang, khususnya Tangerang kota. Walikota Tangerang ini berpasangan dengan Irna Narulita Dimyati.

"Pengalaman Pilkada 2008, WH (Wahidin Halim) menang mutlak dengan suara >80%. Secara matematis potensi suaranya di Tangerang Raya juga berkisar pada angka 40-60%," kata pengamat politik Gandung Ismanto kepada Rakyat Merdeka Online petang ini.

Irna dinilai tidak akan menyambangkan banyak suara kepada pasangan yang diusung Partai Demokrat ini. Irna hanya berpotensi menyumbangkan suara dari daerah asalnya, Pandeglang.

Jika merujuk pada pemilihan kepala daerah Pandeglang tahun lalu, istri mantan bupati Pandeglang, Ahmad Dimyati Natasukumah ini hanya meraup suara <30%. Saat itu, anggota DPR RI ini maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Apud Mahpud.

"Dan agak sulit berharap mendapat suara signifikn dari wilayah Lebak  dan Serang Raya. Karena dua alasan," bebernya.

Pertama, citra Irna diidentikkan atau "11-12" dengan Ratu Atut Chosiah. Sama dengan Atut yang dipengaruhi keluarga, Irna juga tergantung kepada faktor suaminya. Selain itu, partainya, PPP, juga tidak mendukungnya. PPP justru berkoalisi dengan PKS mendukung pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki.

"Di sisi lain, citra WH yang positif dengan segudang prestasinya menjadi agak mendapat resistensi saat berpasangan dengan Irna. Sehingga saya perkirakan deviasinya akan cukup besar khususnya di wilayah Serang Raya dan Lebak," tandas dosen FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA