Hal itu dikatakan Ketua DPC Partai Demokrat Tangerang Selatan, Ivan Ajie Purwanto, kepada
Rakyat Merdeka Online petang ini. Saat ini Ivan Ajie mengaku sedang berada di kediaman Wahidin Halim, Walikota Tangerang.
"Pak WH dan Bu Narulita sudah resmi. Tapi kan untuk persoalan administrasinya diserahkan ke masing-masing partai," jawabnya saat ditanya apakah itu berarti Demokrat berkoalisi dengan PPP.
PPP sendiri baru menggelar Muktamar dua pekan lalu di Bandung. Karena itu, sampai saat ini belum ditentukan siapa sekretaris jenderal. Meski PPP belum memberikan rekomendasi kepada Irna Narulita, karena belum ada sekjen untuk menandatangi rekomendasi, Demokrat tidak memusingkannya. Karena rekomendasi partai ke KPUD itu harus ditandatangani oleh ketua umum dan sekjen.
"Yang penting Demokrat sendiri sudah sangat mencukupi persyaratan untuk mendaftar. Demokrat mengantongi 18 kursi (di DPRD Provinsi Banten) ," katanya mantap sambil mengaku saat ini sedang mempersiapkan untuk mencalonkan pasangan tersebut ke KPUD Banten karena hari ini adalah hari penutupan.
Apakah tidak khawatir kemelut Demokrat di tingkat nasional akan mempengaruhi suara calon yang akan diusung Demokrat?"
Alhamdulillah apa yang disampaikan Ketua Dewan Pembina (SBY, pada saat konferensi pers Senin malam) itu saat sebelum pendaftaran lah (ke KPUD). Jadi nanti Tanggal 23 Rakornas, kita sudah bisa lari kencang lah. Mengenai pemberitaan kemarin-kemarin itu ya pasti ada imbasnya. Namun mudah-mudahan ke depan tidak ada pengaruh yang berartilah. Sekarang kita sudah memanaskan mobil untuk melaju kencang," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: