SBY Lakukan Konsolidasi Kekuasaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 29 Juni 2011, 18:34 WIB
SBY Lakukan Konsolidasi Kekuasaan
presiden sby/ist
RMOL. Presiden SBY dipastikan sudah menetapkan adik iparnya, Letjen Pramono Edhie Wibowo, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat yang baru untuk menggantikan Jenderal George Toisutta yang pensiun di bulan Juli.

Keputusan SBY yang akhirnya memilih Pramono sebagai KSAD baru hanya mengentalkan kepercayaan masyarakat terhadap tidak sesuainya ucapan dan tindakan yang dilakukan oleh SBY.

"Dalam bulan ini, dan beberapa waktu sebelumnya, SBY seringkali menyiratkan bahwa dirinya akan menjauhi politik KKN. SBY menyiratkan bahwa dirinya dan istrinya tak akan mencalonkan diri pada pemilu 2014 yang akan datang dan mengatakan bahwa politik sebaiknya bebas dari kekerabatan," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (29/6).

Menurut Ray, ucapan dan pidato manis itu ujungnya hanya untuk menaikkan pamor dan secara selintas hendak menunjukkan citra diri sebagai presiden yang santun, aspiratif, anti korupsi dan KKN, serta sangat taat pada hukum.

"Penunjukan ini juga menyiratkan bahwa SBY mulai melakukan konsolidasi kekuasaan. Setelah berhasil meminggirkan pengaruh dan jaringan Anas Urbaningrum di Demokrat, SBY kini menebarkan jaringan keluarganya ke salah satu jabatan strategis di bangsa ini," terang Ray.

Berdasarkan pengalaman tersebut, tegas Ray Rangkuti, sejatinya masyarakat tidak perlu terlalu mempercayai ucapan SBY bahwa dia dan istrinya tidak akan mencalonkan diri untuk Pemilu 2014.

"Saya pikir bila masanya tiba dan peluangnya terbuka, ditambah dengan konsolidasi politis dan strategis, maka dengan berbagai dalih yang seolah-olah demokratis, SBY akan membuka peluang diri dan istrinya dicalonkan kembali jadi capres. Setidaknya kalaupun bukan diri atau istrinya, iparnya memiliki peluang itu. Mari memeriksa kepercayaan kita terhadap SBY," tandasnya.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA