Sutan Bhatoegana Tak akan Pertanyakan Siapa Penyandang Dana LSI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 27 Juni 2011, 14:42 WIB
Sutan Bhatoegana Tak akan Pertanyakan Siapa Penyandang Dana LSI
sutan bhatoegana/ist
RMOL. Berbeda dengan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan yang sedikit mempertanyakan temuan Lingaran Survei Indonesia atas kepuasan rakyat terhadap kepemimpinan SBY yang merosot, Sutan Bhatoegana justru sebaliknya.

"Saya memandangnya positif. Saya tak akan persoalkan apakah itu pesanan atau tidak. Siapa yang membayar tidak jadi urusan saya. Yang penting kita mawas diri saja," kata Ketua DPP Partai Demokrat ini kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 27/6).

"Kalau Anda membuat survei pada saat kasus Nazaruddin, Gayus Tambunan, rekening gendut, kasus TKI Ruyati pastilah turun. Tapi kalau saat infrastruktur sudah dibuat, panen raya bagus, harga-harga bisa stabil, tingkat kepuasan masyarakat akan naik lagi," aku Sutan.

Dengan memandang hasil survei itu positif, dia berharap pemerintah, dan juga menteri-menteri, termasuk yang dari partai politik, bekerja lebih baik. Karena, jangankan survei, saran dan bahkan kritik dari masyarakat pun didengarkan.

"Ini untuk masukan. Sebagai Partai Demokrat, yang berjiwa demokratis, kita hargai (temuan LSI). Setuju atau tidak setuju itu urusan lain. Tapi kembali ini jadi cambuk kepada para pembantu Presiden di kementerian agar lebih giat bekerja untuk rakyat, tidak mementingkan partai, golongan. Kan begitu seorang negarawan itu," tandasnya.

Tapi dia mengingatkan, kebijakan pemerintah itu tidak seperti makan cabai yang hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk menunggu hasil kerja yang dilakukan pemerintah saat ini. Dan salah satu indikator untuk melihat apakah pemerintah gagal atau tidak saat ini adalah dengan melihat hasil pemilihan umum 2014. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA