Ahmadinejad mengatakan bahwa negara-negara adidaya telah dengan sengaja menggunakan narkoba sebagai alat untuk meracuni generasi muda di beberapa negara termasuk di Iran.
"Kekuatan hegemonik bersembunyi di balik motto filantropis dengan tujuan utama menciptakan perasaan putus asa di negara-negara yang (diinvasi)," ujar Ahmadinejad seperti dilansir
IRNA (Minggu, 26/6).
Lebih lanjut, Ahmadinejad mengatakan bahwa negara-negara besar hanya menyamar sebagai pendukung kebebasan, hak asasi manusia dan pecinta kemanusiaan. Tetapi faktanya, mereka menjadi sutradara bagi peredaran narkoba di berbagai belahan dunia.
Hal ini berdasarkan perhitungan Ahmadinejad yang merasakan adanya kejanggalan terkait peningkatan produksi narkotika sebesar 50 persen di negara yang diinvasi. Skema ini, menurut Ahmadinejad, dipakai untuk merusak manusia. Meskipun begitu, negara adidaya tidak berhasil menggunakan skema yang sama ke Iran karena Iran adalah bangsa yang dengan tegas menolak keberadaan narkoba.
[yan]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: