Parasut Macet, Anggota Denjaka Tewas dengan Kepala Pecah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 20 Juni 2011, 12:40 WIB
Parasut Macet, Anggota Denjaka Tewas dengan Kepala Pecah
ilustrasi
RMOL. Seorang anggota Korps Marinir tewas saat sedang latihan terjun payung. Tragis, parasutnya tidak mengembang saat di udara usai loncat dari pesawat. Anggota marinir pun mengalami pecah kepala.

"Kejadian tersebut terjadi pada pukul 9.45 pagi tadi di Perumahan Griya Mulatama, Pondok Cabe Ilir, Pamulang," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkifli Muridu kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (20/6).

Zulkifli mengatakan, anggota marinir tersebut dari Korps Marinir Detasemen Jala Mengkara (Denjaka) bernama Sersan Kepala Wahyu Dilianto berusia 35 tahun. Korban tewas di tempat dengan kondisi pecah pada kepala, tangan dan leher patah.

"Korban langsung dibawa oleh rekannya ke Rumah Sakit Cilandak Jakarta Selatan," tutur Zulkifli.

Korban jatuh di tanah kosong dalam komplek perumahan. 15 menit kemudian, korban langsung dievakuasi oleh rekan-rekannya.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA