Pasalnya klaim tersebut memiliki banyak kejanggalan.
Bahkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad meragukan keberhasilan itu. Dia mengatakan bahwa Osama bin Laden sudah berada di tangan pasukan militer AS jauh sebelum dibunuh dan peristiwa pembunuhan yang terjadi hanyalah skenario dari negara paman Sam.
Ahmadinejad juga menyebut Presiden AS Barack Obama dengan sengaja menyebarkan klaim bahwa militer negara itu telah membunuh Osama. Menurutnya, ada dua alasan mengapa Obama melakukan hal tersebut. Pertama, sebagai isyarat bagi publisitas Obama dalam rangka untuk menyenangkan dan menarik opini publik AS dalam pemilihan presiden mendatang.
Hal serupa pernah dilakukan oleh pendahulu Obama, George W. Bush yang telah menginvasi negara-negara Arab untuk menyelamatkan ekonomi AS dan memenangkan suara rakyat Amerika.
"Mereka (Amerika Serikat) membunuh orang-orang bukan untuk memberantas kelompok teroris, tetapi untuk memenangkan suara rakyat Amerika," ujar Ahmadinejad seperti dilansir IRNA (Minggu, 15/5).
Alasan yang kedua, kata dia, Obama yang ingin menarik pasukannya dari Afghanistan, Obama seolah-olah ingin menunjukkan kepada rakyatnya bahwa ia telah mengakhiri perang setelah menyingkirkan 'Orang yang paling dicari di AS'.
Ahmadinejad menambahkan bahwa zaman dari arogansi dunia dan sistem hegemoni telah berakhir. Negara-negara didunia harus mempersiapkan diri untuk hidup berdampingan dengan penuh rasa keadilan.
[dry]
BERITA TERKAIT: