Komunitas Yahudi Indonesia yang dimotori Unggan Dahana dituding hanya mencari sensasi supaya dikenal publik.
"Mereka ini hanya cari sensasi, cari perhatian di dalam negeri dan juga perhatian dari luar negeri. Dengan itu, mereka akan dilihat sebagai teman (oleh kaum Yahudi), lalu mendapatkan dana," kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 12/5).
Saleh mendesak kepada pemerintah untuk bersikap tegas kepada kelompok tersebut. Karena pemerintah Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Israel. Apalagi hal ini sejalan dengan pembukaan UUD 1945 dimana Indonesia dituntut untuk ikut dalam menciptakan perdamaian dunia.
Diingatkan Saleh, sampai saat ini Israel masih memperlakukan Palestina sebagai negara jajahan. Karena itu, menurutnya, apa yang dilakukan komunitas Yahudi ini sungguh telah merusak rasa kebatinan masyarakat Indonesia.
"Tapi kepada umat Islam diharapkan menyikapinya secara proporsional, jangan terprovokasi dengan pihak-pihak tertentu yang ingin memancing kemarahan umat Islam," katanya menyarankan.
[ald]
BERITA TERKAIT: