"(Hanura) menolak," tegas Wakil Ketua Fraksi Hanura Syarifudin Sudding kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 5/4).
Hanura menilai pembangunan gedung baru DPR belum saatnya untuk direalisasikan saat ini. Selain itu, pembangunan gedung baru DPR bukan merupakan skala prioritas DPR.
"(Karena itu) sungguh sangat elegan ketika anggaran pembangunan gedung baru itu dialokasikan untuk pembangunan sekolah dan puskesmas serta infrastruktur di daerah guna peningkatan sarana dan prasarana masyakat pedesaan agar roda perekonomian dapat berjalan baik guna peningkatan kesejahteraan rakyat," tegas anggota Komisi III DPR ini.
Meski menolak, Syarifuddin belum ikut menandatangani Petisi penolakan gedung DPR yang diinisiai Teguh Juwarno dan Edhie Prabowo. Dia mengaku siap menandatangani Petisi tersebut. "Belum dapat saja suratnya," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: