Anggota Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, tidak sepakat dengan usul ketua fraksinya tersebut.
"Saya heran, anggota DPR ini sadar nggak meraka itu sebagai wakil rakyat. Kita ini kan wakil rakyat. Kalau tiap kerja nanya 230 juta rakyat, kapan kerjanya," sergah Ruhut saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 5/4).
Ruhut menegaskan, DPR beda dengan LSM. Kalau DPR memang betul mewakili rakyat, sedangkan LSM hanya menjual rakyat. Sedangkan, partai penolak pembangunan gedung DPR ia sebut hanya untuk mencari popularitas demi kepentingan 2014.
"Jadi kita ini wakil rakyat. Saya anggota DPR dari Sumut 3, tidak ada konstituten saya yang protes. Yang protes itu hanya LSM dan partai-partai yang sok pencitraan," sergah Jurubicara Partai Demokrat.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: