"Kita selalu melihat bahwa urusan
reshuffle itu adalah hak Presiden. Dan sah-sah saja Presiden melakukan komunikasi politik (dengan Prabowo)," kata Ketua DPP PKS, Jazuli Juwaini kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 21/3).
Sebelumnya disebutkan, salah satu syarat Gerindra mau bergabung dengan pemerintah SBY adalah diberikan dua pos menteri, Pertanian dan Badan Usaha Milik Negara. Bila usul Gerindra tersebut diamini, otomatis Menteri Pertanian Suswono yang merupakan kader PKS akan didepak.
Terkait itu, Jazuli menegaskan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum pernah diajak bicara oleh Presiden SBY. Dalam salah satu klausul kesepakatan partai koalisi disebutkan, bahwa bila SBY mencopot menteri, harus berkomunikasi terdahulu dengan partai asal menteri tersebut. "Sampai sekarang belum ada (komunikasi). Ya dong, (SBY) harus bicara sama partai terkait kalau me-
reshuffle menteri," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: