"Jelas itu menggangu citranya yang selama ini menyebut sebagai partai bersih, moralis, keadilan, menjunjung kebenaran. Ternyata sama saja. Saya sudah tahu ini dari dulu," kata pengamat politik Iberamsyah kepada
Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 18/3).
Bagi gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia ini, apa yang disampaikan oleh Yusuf Supendi itu adalah benar adanya. Karena Yusuf sudah mengadukannya ke Badan Kehormatan DPR, sedangkan PKS sendiri mengancam balik akan melaporkannya ke Polisi.
"Saya yakin benar. Kan mereka sudah saling mengadukan. Karena itu, citra itu (partai bersih) nggak bisa diperbaiki lagi, sudah terlanjur dibuka," jelasnya.
Meski begitu, dia menilai, partai ini tidak akan banyak ditinggalkan oleh konstituennya. Paling, dia mengatakan, yang meninggalkan partai itu adalah kader-kader yang idealis.
"Orang-orang memegang ideliasme tentu lari. Tapi mereka tidak banyak. Yang banyak kan yang pragmatis yang mau menerima uang juga," ujarnya seraya mengatakan, bahwa kisruh PKS ini bukan karena ada pembusukan dari luar PKS.
[zul]
BERITA TERKAIT: